Pacar Pertama

Akan kuingat kenangan ini
Hal indah pertama yang kurasakan saat itu
Aku telah memilih sebuah apel
dari ribuan apel di keranjang itu
Kegigit dan kukunyah
Kurasakan pelan-pelan

Tapi lihatlah,
Kemunculan ulat dari dalamnya
Membuatku terkejut dan terpana
Bagaimana ia dapat berada di situ
Padahal kulitmu sungguh mulus

Dan lihatlah,
Aku sudah hampir memakanmu habis
Dua-tiga gigit lagi kita sempurna
Aku dapat menanam bijimu
Agar suatu saat kudapatkan
buahnya setiap hari

Aku tidak akan memetikmu sekaligus
Akan kuambil sebuah setiap hari
Akan kupotong-potong dan kumakan sedikit-sedikit
Agar kurasakan manismu setiap saat

Tapi lihatlah,
Aku terpaksa berhenti memakanmu
Ku buang,kulempar begitu saja
Padahal belum sempat
kutanam tunasmu
Ulat itu menggangguku
Merusak kebahagiaanku

Tapi ingatlah,
Aku tetap bersyukur
Telah merasakan manismu
Terima kasih Tuhan
atas buah apelnya

One Response to “Pacar Pertama”

  1. da gw blogroll di..hehe
    paan tu..pacar pertama kok disamain ma apel…kasian bener si f*l*c* :p hahahaha eh isi comment gw..jgn lupa Lol~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: