Akan kuingat kenangan ini
Hal indah pertama yang kurasakan saat itu
Aku telah memilih sebuah apel
dari ribuan apel di keranjang itu
Kegigit dan kukunyah
Kurasakan pelan-pelan
Tapi lihatlah,
Kemunculan ulat dari dalamnya
Membuatku terkejut dan terpana
Bagaimana ia dapat berada di situ
Padahal kulitmu sungguh mulus
Dan lihatlah,
Aku sudah hampir memakanmu habis
Dua-tiga gigit lagi kita sempurna
Aku dapat menanam bijimu
Agar suatu saat kudapatkan
buahnya setiap hari
Aku tidak akan memetikmu sekaligus
Akan kuambil sebuah setiap hari
Akan kupotong-potong dan kumakan sedikit-sedikit
Agar kurasakan manismu setiap saat
Tapi lihatlah,
Aku terpaksa berhenti memakanmu
Ku buang,kulempar begitu saja
Padahal belum sempat
kutanam tunasmu
Ulat itu menggangguku
Merusak kebahagiaanku
Tapi ingatlah,
Aku tetap bersyukur
Telah merasakan manismu
Terima kasih Tuhan
atas buah apelnya