Cinta Itu Seperti

Posted in Uncategorized on April 10, 2008 by edi04pkt

Cinta itu seperti sebuah apel
Gigit dan nikmati lah sekali
namun bila dibiarkan tidak tersentuh lagi terlalu lama
dia bisa rusak

Cinta itu seperti es batu
Kekerasan bentuknya akan memberikan
kesejukan tiada dua

Cinta itu seperti pasir
Ada di mana-mana
tapi dianggap seperti biasa saja
keberadaannya baru ‘terasa’ bila sudah masuk ke mata

Cinta itu seperti sehelai kertas yang tertulis
Diremukkan seperti apa pun
dia akan tetap memelihara tulisan di atasnya
dan membawanya hancur bersamanya

Cinta itu seperti sebuah lilin
Dia akan rkorbankan dirinya sendiri
untuk memberikan terang dan kehangatan

Cinta itu seperti arus listrik
Perpindahan sesuatu yang bermuatan negatif
menimbulkan sesuatu yang bermuatan positif

Cinta itu seperti sebuah dupa wangi
Asap darinya terlihat menganggu
tapi justru membawa wangi yang diinginkan

Cinta itu seperti sebuah jam wekker
Membangunkan kita dari tidur
melewati malam gelap kita

Tapi,
Cinta itu juga bukan lah seperti sebuah apel
Dia tidak memberati ranting kecil yang menahannya

Cinta itu juga bukan lah seperti es batu
Dia memberikan kesejukan
tapi dia sendiri tidak lah dingin

Cinta itu juga bukan seperti pasir
Keberadaannya di mata tidak menimbulkan rasa perih dan iritasi

Cinta itu juga bukan lah seperti sehelai kertas yang tertulis
Dia tidak akan pernah penuh walau ditulisi sebanyak apa pun

Cinta itu juga bukan seperti sebuah lilin
Dia tidak akan pernah habis terbakar

Cinta itu juga bukan seperti arus listrik
Dia tidak timbul hanya ketika
terjadi perbedaan tegangan antara dua titik yang terhubung

Cinta itu juga bukan seperti sebuah dupa wangi
Dia tidak menghasilkan debu sisa yang merusak keindahan

Cinta itu juga bukan lah seperti sebuah jam wekker
Deringnya tidak pernah mengganggu

Cinta itu seperti segala sesuatu
tapi,
cinta itu juga bukan lah seperti segala sesuatu

Karenanya,
cinta memang tidak akan pernah terdefinisi

Sebab,
sebuah definisi selalu akan membutuhkan dasar teori dan argumen pendukung
dan cinta tidak pernah membutuhkan dasar atau argumen apa pun
selain cinta itu sendiri…

Ruang dan waktu mendefinisikan dan melingkupi
segala sesuatu yang mampu dipikirkan manusia.
Dan cinta tidak lah berasal dari ruang dan waktu

Cinta adalah anugrah terbesar yang pernah dimiliki umat manusia
dari Yang Maha Tinggi
karena manusia bukan lah manusia tanpa sebuah cinta..

Ketika cinta menghampiri mu
sapa lah dia
dekap lah dia erat
karena cinta tidak lah memiliki wajah untuk kau kenali
dia hanya memiliki hati..

As I Walked Out One Night

Posted in Uncategorized on March 26, 2008 by edi04pkt

As I walked out one evening,
Walking down Bristol Street,
The crowds upon the pavement
Were fields of harvest wheat.

And down by the brimming river
I heard a lover sing
Under an arch of the railway:
‘Love has no ending.

‘I’ll love you, dear, I’ll love you
Till China and Africa meet,
And the river jumps over the mountain
And the salmon sing in the street,

‘I’ll love you till the ocean
Is folded and hung up to dry
And the seven stars go squawking
Like geese about the sky.

‘The years shall run like rabbits,
For in my arms I hold
The Flower of the Ages,
And the first love of the world.’

Yakinkan hatiku sekali lagi

Posted in Uncategorized on March 26, 2008 by edi04pkt

yakinkan hatiku sekali lagi
tentang hal-hal yang luput aku pahami
karena aku hanya anak kabut
yang mulai menipis namun masih saja
bertanya-tanya, “apakah aku digempur angin timur
ataukah ditampar angin barat?”

yakinkan hatiku sekali lagi
tentang segala kesalahanku
karena aku hanya kerak kering
yang tak tau malu dan malas untuk melunak
kecuali dibasuh oleh air matamu…
maka yakinkan hatiku…
sekali lagi

katakan hitam itu hitam
dan putih itu putih…
jangan kau semati aku mahkota emas
atau cawan yang keperak-perakan
hanya untuk menyenangkan hatiku…
yakinkan hatiku sekali lagi…
biar nanti tak mudah kulupakan dirimu…

yakinkan hatiku sekali lagi…

Pacar Pertama

Posted in Uncategorized on February 29, 2008 by edi04pkt

Akan kuingat kenangan ini
Hal indah pertama yang kurasakan saat itu
Aku telah memilih sebuah apel
dari ribuan apel di keranjang itu
Kegigit dan kukunyah
Kurasakan pelan-pelan

Tapi lihatlah,
Kemunculan ulat dari dalamnya
Membuatku terkejut dan terpana
Bagaimana ia dapat berada di situ
Padahal kulitmu sungguh mulus

Dan lihatlah,
Aku sudah hampir memakanmu habis
Dua-tiga gigit lagi kita sempurna
Aku dapat menanam bijimu
Agar suatu saat kudapatkan
buahnya setiap hari

Aku tidak akan memetikmu sekaligus
Akan kuambil sebuah setiap hari
Akan kupotong-potong dan kumakan sedikit-sedikit
Agar kurasakan manismu setiap saat

Tapi lihatlah,
Aku terpaksa berhenti memakanmu
Ku buang,kulempar begitu saja
Padahal belum sempat
kutanam tunasmu
Ulat itu menggangguku
Merusak kebahagiaanku

Tapi ingatlah,
Aku tetap bersyukur
Telah merasakan manismu
Terima kasih Tuhan
atas buah apelnya

Segores Kata Untukmu Sobat

Posted in Uncategorized on February 29, 2008 by edi04pkt

Akulah sampan itu
Hidup di danau yang tenang
Ikan-ikan selalu hadir di sekitarku
Kubantu nelayan mencari ikan
Kutolong orang yang akan tenggelam

Suatu waktu kulihat
Betapa indahnya kapal motor itu
Kukejar dia sekuatku
Agar dapat beriringan dengannya

Dan,wow aku bisa di dekatnya
Dibawanya aku ke tempat yang indah
Tapi tidak!!
Aku terantuk batu karang
Oh ternyata aku sadar
Diriku telah mencapai lautan
Aku tersesat dan kelaparan

Hei..Mereka datang
menuntunku pulang
Menambal bekas batu karang itu
Mengembalikan ikan-ikanku

Aku kembali hidup
Terima kasih
sahabat-sahabatku
untuk semuanya
kemarin,sekarang,dan besok

Hai Semua!

Posted in Uncategorized on February 29, 2008 by edi04pkt

Halo..ini adalah blog saya. Akan kubagikan sepenggal kisahku dalam blog ini. Semoga menjadi inspirasi dalam hidup anda.